Analisis Kurikulum Merdeka Dari Perspektif Filsafat Ki Hajar Dewantara Dan Growth Mindset Carol Dweck
DOI:
https://doi.org/10.58326/man.v1i1.243Abstrak
Kurikulum di Indonesia telah mengalami banyak perubahan, salah satu yang terbaru yaitu Kurikulum Merdeka menjadi inovasi yang diperkenalkan oleh Menteri Pendidikan pada tahun 2020. Kurikulum ini mendorong kemandirian peserta didik, memberikan kebebasan untuk mengakses pengetahuan, namun pendapat yang kontra terhadap Kurikulum Merdeka sering kali timbul karena kurangnya pemahaman yang mendalam di kalangan pendidik terhadap filosofi pendidikan yang menjadi landasannya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji terkait Kurikulum Merdeka melalui filosofi Ki Hajar Dewantara yang menekankan kemandirian, kebebasan belajar, serta pengembangan potensi siswa dan prinsip psikologi pendidikan, khususnya konsep growth mindset yang dikembangkan oleh Carol Dweck. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian pustaka, dengan menyoroti temuan-temuan penting dari literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka mengadopsi kebebasan dan kemandirian dalam belajar, menciptakan pembelajaran yang kreatif dan pengembangan potensi sesuai dengan minat siswa. Selaras dengan growth mindset siswa didorong lebih fokus pada pengembangan potensi dan kreatifitas melalui ketekunan, sehingga siswa percaya bahwa kecerdasan dan kemampuan mereka dapat berkembang.
Referensi
Adlini, M. N., Dinda, A. H., Yulinda, S., Chotimah, O., & Merliyana, S. J. (2022). Metode Penelitian Kualitatif Studi Pustaka. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 6(1), 974–980. https://dx.doi.org/10.33487/edumaspul.v6i1.3394
Amaliyah, S. (2021). Konsep Pendidikan Keluarga Menurut Ki Hadjar Dewantara. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(1), 1766-1770.
Ananda, A. P., & Hudaidah, H. (2021). Perkembangan Kurikulum Pendidikan Di Indonesia Dari Masa Ke Masa. SINDANG: Jurnal Pendidikan Sejarah Dan Kajian Sejarah, 3(2), 102–108. https://doi.org/10.31540/sindang.v3i2.1192
Arini, R., Ningrum, R. C., & Hidayat, S. (2024). Kurikulum Merdeka Dalam Perspektif Filsafat Pendidikan Pragmantisme. Literasi Almaata, 25(1), 14–26. https://doi.org/10.36769/asy.v24i2.418
Barlian, U. C., Solekah, S., & Rahayu, P. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan. Journal of Education and Language Research, 1(2), 2105–2118.
Dweck, C. S. (2006). Mindset: Mengubah pola berpikir untuk perubahan besar dalam hidup anda. Tangerang. Penerbit Baca.
Efendi, P. M., Tatang Muhtar, & Yusuf Tri Herlambang. (2023). Relevansi Kurikulum Merdeka Dengan Konsepsi Ki Hadjar Dewantara: Studi Kritis Dalam Perspektif Filosofis-Pedagogis. Jurnal Elementaria Edukasia, 6(2), 548–561. https://doi.org/10.31949/jee.v6i2.5487
Ekaningtyas, N. L. D. (2022). Psikologi dalam dunia pendidikan. Jurnal Ilmu Pendidikan, 02(01), 29–38. https://doi.org/10.53977/ps.v2i01.526
Haryadi, R., & Cindi, C. (2021). Pentingnya Psikologi Pendidikan bagi Guru. Academy of Education Journal, 12(2), 275–284.
Indra, R. (2022). Guru Profesional dalam Lintasan Zaman. Yayasan Pendidikan dan Sosial Indonesia Maju (YPSIM).
Istiq’faroh, N. (2020) ‘Relevansi Filosofi Ki Hajar Dewantara Sebagai Dasar Kebijakan Pendidikan Nasional Merdeka Belajar Di Indonesia’. Lintang Songo: Jurnal Pendidikan, 3(2), pp. 1-10.
Jufriadi, A., Huda, C., Aji, S. D., Pratiwi, H. Y., & Ayu, H. D. (2022). Analisis Keterampilan Abad 21 Melalui Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 7(1), 39–53. https://doi.org/10.24832/jpnk.v7i1.2482
Karlina, H., Sopian, A., Saefurridjal, A., & Fatkhullah, F. K. (2023). Analisis Pendidikan Moral Dari Perspektif Agama, Filsafat, Psikologi Dan Sosiologi. Naturalistic: Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 7(2), 1699–1709. https://doi.org/10.35568/naturalistic.v7i2.3108
Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. (2017). Diambil dari https://www.kemdikbud.go.id/main/
Laia, B., & Suastra, I. W. (2024). Profil Pancasila di Sekolah Ditinjau dari Perspektif Filosofi Ki Hajar Dewantara. Jurnal Education and Develpment 12(1), 432–439.
Mariani, Rafli, Z., & Iskandar, I. (2024). Filsafat Humanisme Dalam Perspektif Pembelajaran Bahasa Terhadap Konsep Merdeka Belajar : Kajian Teori. Journal of International Multidisciplinary Research 5(2), 196-204.
Mariska, R., & Khobir, A. (2024). Implementasi Aliran Konstruktivisme Terhadap Kurikulum Merdeka Dalam Perspektif Filsafat Pendidikan Islam. ALFIHRIS : Jurnal Inspirasi Pendidikan, 2(1), 210–219. https://doi.org/10.59246/alfihris.v2i1.681
Mudjiran, M. S. (2021). Psikologi Pendidikan: Penerapan Prinsip-Prinsip Psikologi Dalam Pembelajaran. Prenada Media.
Neng, U., & Syafei, M. M. (2022). Evaluasi Kebijakan Kurikulum Pendidikan Islam di Indonesia. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia, 1(2), 366–372. https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/3905/3257
Nikma, S. (2023). Kurikulum merdeka dalam tinjauan filsafat pendidikan. Jurnal Pendidikan Islam, 13(1), 36–48.
Nissa, I. C., & Suastra, I. W. (2023). Kurikulum Merdeka dari Berbagai Perspektif Filsafat Pendidikan dan Filosofi Ki Hajar Dewantara. Empiricism Journal, 4(2), 456-463. https://doi.org/10.36312/ej.v4i2.1652
Noveny, Rustina Mega Mujono, E., & Agan, L. (2023). Growth Mindset Dalam Penyusunan Modul Bimlat Kompetensi Pedagogik Guru Pendidikan Agama Kristen Kutai Timur Di Tingkat Pendidikan Dasar. Jurnal Penabiblos, 14(2), 97–111.
Nurgiansah, H. (2020). Filsafat pendidikan. Banyumas. CV Pena Persada
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2020 Pasal 15 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi.
Retnoasih, A., & Purwanto. (2024). Peran Filsafat Ilmu Dalam Pengembangan Kurikulum Merdeka di Indonesia. Jurnal Motivasi Pendidikan Dan Bahasa, 2(1), 150–166. https://doi.org/https://doi.org/10.59581/jmpb-widyakarya.v2i1.2681
Rizal, A. S. (2023). Relevansi Growth Mindset dengan Kurikulum Merdeka Belajar. Jurnal Pendidikan Islam, 21(2), 79–90.
Saifullah, A. (2023). Kurikulum Merdeka dalam Perspektif Filsafat Pendidikan Ki Hajar Dewantara. Journal Of Social Science Research, 3(5), 10821–10832. https://j-innovative.org/index.php/Innovative
Soewito, Irna H.N. Hadi. (1985). Soewardi Soerjaningrat dalam Pengasingan. Jakarta: Balai Pustaka.
Solihah, S. N., Nurislamiah, S., & Kurniawan, A. F. (2024). Konsep Merdeka Belajar dalam Perspektif Filsafat Pendidikan Aliran Esensialisme. Equilibrium: Jurnal Pendidikan, 12(1), 110–117. https://doi.org/10.26618/equilibrium.v12i1.13318
Sopacua, J., & Fadli, M. R. (2022). Konsep Pendidikan Merdeka Belajar Perspektif Filsafat Progresivisme (The Emancipated Learning Concept of Education in Progressivism Philosophy Perspective). Jurnal Potret Pemikiran, 26(1), 1. https://doi.org/10.30984/pp.v26i1.1413
Srihastuti, E., & Wulandari, F. (2021). Urgensi Growth Mindset Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Di Masa Pandemi Covid 19. Jurnal Ilmiah Pendidikan, Agama Dan Kebudayaan Hindu, 12(2), 157–165.
Tampubolon, B. (2020). Motivasi belajar dan tingkat belajar mandiri dalam kaitannya dengan prestasi belajar mahasiswa. Jurnal PIPSI (Jurnal Pendidikan IPS Indonesia), 5(2), 34.
Juliangkary, E., Suastra , I. W., & Atmaja, A. W. T. (2023). Kurikulum Merdeka: Filsafat Pendidikan dan Nilai-Nilai Ki Hajar Dewantara dalam Sorotan Kritis. Empiricism Journal, 4(2), 598–605. https://doi.org/10.36312/ej.v4i2.1665
Zaeni, A., Sari, N. H. M., Syukron, A. A., Fahmy, A. F. R., Prabowo, D. S., Ali, F., & Faradhillah, N. (2023). Kurikulum Merdeka pada pembelajaran di madrasah. Penerbit NEM
Zed, M. (2008). Metode Penelitian Kepustakaan. Jakata: Yayasan Obor Indonesia.

