Pelatihan Keterampilan Penanganan Kekerasan Seksual Dan Perundungan (Bullying) Bagi Masyarakat Desa Gemolong, Sragen

Authors

  • Fadilah Qotimatun Puji Rahayu Sekolah Tinggi Agama Islam Mulia Astuti (STAIMAS) Wonogiri
  • Novan Wahyu Primadi Sekolah Tinggi Agama Islam Mulia Astuti Wonogiri
  • Windari Sekolah Tinggi Agama Islam Mulia Astuti Wonogiri
  • Fatmah Sekolah Tinggi Agama Islam Mulia Astuti Wonogiri

DOI:

https://doi.org/10.58326/jab.v6i1.570

Keywords:

Kekerasan Seksual, Bullying, Remaja, Pencegahan

Abstract

Kekerasan seksual dan Perundungan (Bullying) pada remaja adalah tindakan ancaman yang sangat serius. Kekerasan seksual dan Perundungan (Bullying) pada remaja memiliki dampak negatif pada pelaku dan korban. Kekerasan seksual dan Perundungan (Bullying) pada remaja dapat merusak pertumbuhan dan perkembangan remaja. Selain itu remaja yang kerap menjadi korban Kekerasan seksual dan Perundungan (Bullying) berpotensi menjadi pelaku Kekerasan seksual dan Perundungan (Bullying) berikutnya. Oleh karena itu, sejak sekarang harus dilakukan pencegahan Kekerasan seksual dan Perundungan (Bullying) kepada remaja. Pencegahan Kekerasan seksual dan Perundungan (Bullying) pada remaja dapat dilakukan antara lain dengan memberikan pendidikan seksual sejak sekarang pada remaja, komunikasi intens dengan remaja, menanamkan keberanian dan kemandirian pada remaja, meningkatkan pengawasan pada remaja, serta memberikan pemahaman tentang dampak Kekerasan seksual dan Perundungan (Bullying) pada remaja. Pentingnya memberikan pendidikan seksual sejak dini pada remaja tidak bisa diabaikan. Misalnya, dengan mengajarkan remaja-remaja mengenai batasan-batasan tubuh dan memberi tahu mereka bahwa tidak ada yang boleh menyentuh tubuh mereka tanpa izin. Komunikasi intens antara orang tua dan anak juga sangat penting. Orang tua perlu menciptakan lingkungan di mana anak merasa nyaman untuk berbicara tentang segala hal, termasuk masalah seksual. Dengan begitu, anak akan lebih mudah untuk melaporkan jika ada yang mencoba melakukan Kekerasan seksual dan Perundungan (Bullying) pada mereka.Menanamkan keberanian dan kemandirian pada remaja juga merupakan hal yang esensial. Contohnya, dengan mengajari remaja-remaja untuk mengatakan "tidak" dan meminta bantuan jika mereka merasa tidak nyaman dengan situasi tertentu. Meningkatkan pengawasan terhadap anak juga merupakan langkah yang sangat penting. Orang tua perlu memastikan bahwa anak selalu dalam pengawasan yang baik, terutama di lingkungan yang berisiko. Selain itu, memberikan pemahaman yang jelas tentang dampak Kekerasan seksual dan Perundungan (Bullying) pada remaja dapat membantu mereka memahami pentingnya melindungi diri mereka sendiri. Dengan langkah-langkah pencegahan yang tepat, Kekerasan seksual dan Perundungan (Bullying) pada remaja dapat diminimalkan dan remaja-remaja dapat tumbuh dan berkembang dengan aman dan sehat.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-05-30

How to Cite

Puji Rahayu, F. Q., Novan Wahyu Primadi, Windari, & Fatmah. (2026). Pelatihan Keterampilan Penanganan Kekerasan Seksual Dan Perundungan (Bullying) Bagi Masyarakat Desa Gemolong, Sragen. Jurnal Al Basirah, 6(1), 13-21. https://doi.org/10.58326/jab.v6i1.570

Issue

Section

Articles