Edukasi Anti Perundungan sebagai Bentuk Pengabdian Masyarakat di SD Negeri 2 Desa Jendi, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri
Edukasi Anti Perundungan sebagai Bentuk Pengabdian Masyarakat di SD Negeri 2 Desa Jendi, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri
DOI:
https://doi.org/10.58326/jab.v6i1.545Keywords:
perundungan, pengabdian kepada Masyarakat, edukasi social, SDN 2 Desa JendiAbstract
Perilaku perundungan (bullying) merupakan permasalahan sosial yang dapat berdampak serius terhadap perkembangan emosional, mental dan sosial individu terutama pada usia anak dan remaja. Fenomena ini tidak hanya ditemukan di lingkungan perkotaan, tetapi juga berpotensi terjadi di wilayah perdesaan termasuk Desa Jendi Kecamatan Selogiri Kabupaten Wonogiri. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan sebagai upaya preventif melalui pemberian edukasi dan sosialisasi kepada siswa SD Negeri 2 Jendi kelas 5 dan 6 mengenai perundungan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan metode pemaparan materi, diskusi partisipatif serta penanaman nilai-nilai sosial keagamaan yang telah ada di masyarakat setempat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai bentuk-bentuk perundungan dan pentingnya membangun lingkungan sosial yang aman dan beretika.






