Internalisasi Konsep Menikah Menanam melalui Edukasi Mahar Bibit Tanaman di Kankemenag Klaten
DOI:
https://doi.org/10.58326/jab.v6i1.531Keywords:
mahar tanaman, menikah menanam, ekoteologi, Kantor Urusan AgamaAbstract
Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk menginternalisasikan konsep Menikah Menanam di lingkungan Kantor Urusan Agama (KUA) melalui edukasi mengenai mahar bibit tanaman sebagai simbol keberkahan, keberlanjutan, dan kepedulian ekologis. Mahar bibit tanaman diposisikan sebagai rekomendasi tanpa paksaan kepada calon pengantin, dapat dipadukan dengan mahar lain, serta fleksibel dalam pelaksanaannya—baik ditanam langsung oleh pasangan maupun dihibahkan kepada lembaga lingkungan, ormas, atau nazir wakaf. Kegiatan ini menggunakan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) dengan empat tahapan: (1) Discovery, berupa identifikasi aset kelembagaan KUA dan nilai lokal melalui FGD bersama Kankemenag Klaten; (2) Dream, yaitu perumusan visi kolektif dan penyusunan draf Pedoman Teknis Menikah Menanam; (3) Design, berupa perancangan materi penyuluhan dan kolaborasi multipihak melalui FGD dengan Kankemenag se-Jawa Tengah; dan (4) Destiny, melalui implementasi penyuluhan, monitoring awal, serta penguatan keberlanjutan program. Kegiatan diikuti oleh 20 Kepala KUA se-Klaten, enam kepala dan guru madrasah, serta lima pejabat Kemenag setempat. Hasil program menunjukkan bahwa sebagian KUA di Karesidenan Surakarta telah menginisiasi praktik ekologis serupa, seperti KUA Colomadu dengan ASTA Protas dan KUA Wedi dengan misi agrowisata. PKM ini memperkuat praktik yang telah berjalan, mengidentifikasi kendala, dan menawarkan solusi implementatif. Selain itu, kegiatan menegaskan peran strategis KUA dalam pelestarian lingkungan melalui penanaman pohon maupun inisiatif ekologis lainnya. Disarankan agar pemerintah daerah mendorong political will melalui penerbitan edaran resmi tentang program Menikah Menanam di seluruh KUA. Kegiatan ini terlaksana dengan dukungan pendanaan LP2M UIN Raden Mas Said Surakarta serta kolaborasi Kankemenag Klaten dan Kanwil Kemenag Jawa Tengah.






