Jurnal Al Nahyan https://e-journal.staimaswonogiri.ac.id/index.php/al_nahyan <p><strong>Al-Nahyan: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam</strong> is a peer-reviewed national journal with the main objective of publishing the latest and original articles from academics, researchers and practitioners in the fields of Contemporary Da'wah, Broadcasting, Mass Communication, Journalism, Public Relations, Public Speaking, Cinematography of high quality. This journal is published twice a year in September and March by the Islamic Communication and Broadcasting Study Program of the <a href="https://www.staimaswonogiri.ac.id/">Sekolah Tinggi Agama Islam Mulia Astuti (STAIMAS) Wonogiri</a>, Central Java, Indonesia.</p> Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islan STAIMAS Wonogiri en-US Jurnal Al Nahyan 3089-3879 Konstruksi Pesan Ecodakwah di Media Sosial: Analisis pada Akun Instagram @kaderhijaumuhammadiyah dan @nucare_lazisnu https://e-journal.staimaswonogiri.ac.id/index.php/al_nahyan/article/view/654 <p>Meningkatnya krisis lingkungan mendorong berbagai pihak, termasuk organisasi Islam untuk membangun kesadaran ekologis masyarakat. Salah satu bentuk membangun kesadaran tersebut adalah ecodakwah, yaitu penyampaian pesan-pesan keIslaman yang mengintegrasikan nilai-nilai pelestarian lingkungan dengan ajaran Islam. Instagram menjadi salah satu media yang dimanfaatkan untuk menyebarkan pesan ecodakwah karena mampu menjangkau audiens secara luas dan interaktif. Di antara akun yang aktif mengangkat isu tersebut adalah @kaderhijaumuhammadiyah dan @nucare_lazisnu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik konstruksi pesan pada organisasi masyarakat Islam dengan orientasi kelembagaan yang berbeda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode dokumentasi dan studi pustaka. Data dianalisis menggunakan model framing Robert N. Entman melalui empat elemen yaitu pendefinisian masalah, diagnosis penyebab, penilaian moral, dan rekomendasi penyelesaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada keempat elemen tesebut, @kaderhijaumuhammadiyah secara konsisten membingkai persoalan lingkungan sebagai persoalan struktural yang menuntut kesadaran kritis edukasi, dan advokasi<strong>. </strong>Sedangkan @nucare_lazisnu secara konsisten membingkainya sebagai bagian dari aktivitas keagamaa, filantropi, dan pemberdayaan yang menekankan solusi praktis berbasis kemaslahatan. Temuan ini menegaskan bahwa karakter kelembagaan organisasi Islam secara sistemais membentuk pola framing pesan ecodakwah di media sosial. Sebuah kontribusi yang memperkaya kajian dakwah digital sekaligus memberikan model empiris bagi penelitian framing berbasis konten Instagram selanjutnya<em>.</em></p> Ela Indah Dwi Syayekti Dwi Bagus Irawan Copyright (c) 2026 Jurnal Al Nahyan 2026-09-30 2026-09-30 3 2 85 102 Framing Isu Makar dalam Pemberitaan NU Online pada Demonstrasi Dewan Perwakilan Rakyat Agustus 2025 https://e-journal.staimaswonogiri.ac.id/index.php/al_nahyan/article/view/621 <p>Aksi unjuk rasa “Bubarkan DPR” pada Agustus 2025 memunculkan polemik setelah sebagian aksi dilabeli makar oleh Presiden. Label ini sarat konsekuensi hukum dan memicu perdebatan tentang batas antara kritik politik dan kriminalisasi. Penelitian ini menganalisis bagaimana NU Online, media daring resmi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, membingkai tuduhan makar tersebut. Dengan pendekatan kualitatif dan model framing Robert N. Entman, penelitian ini menelaah 12 berita NU Online pusat yang terbit pada 29 Agustus–4 September 2025. Hasil menunjukkan kecenderungan NU Online memosisikan makar bukan sebagai ancaman keamanan negara, melainkan sebagai label yang kabur secara hukum dan berpotensi membungkam kritik. Eskalasi diarahkan pada pendekatan keamanan yang berlebihan, penilaian moral diarahkan pada kriminalisasi kritik, dan solusi yang ditawarkan berupa dialog, penyelidikan independen, serta akuntabilitas institusional. Temuan ini dapat dibaca sebagai indikasi keterkaitan antara pembingkaian tersebut dan nilai keislaman yang berkembang dalam lingkungan kelembagaan NU. Penelitian ini berkontribusi pada kajian framing media dan komunikasi politik dengan menyoroti peran media daring keagamaan dalam wacana hukum dan demokrasi di Indonesia.</p> Muhammad Alaykaula Muhammad Diak Udin Copyright (c) 2026 Jurnal Al Nahyan 2026-09-30 2026-09-30 3 2 103 113 Pengaruh Paparan Konten Lifestyle di Tiktok pada Perilaku Konsumtif Mahasiswa Ditinjau dari Komunikasi Islam https://e-journal.staimaswonogiri.ac.id/index.php/al_nahyan/article/view/650 <p>Meningkatnya paparan mahasiswa terhadap konten Lifestyle di TikTok menimbulkan permasalahan terkait potensi pengaruhnya terhadap perilaku konsumtif. Konten Lifestyle yang menampilkan tren konsumsi, produk, dan gaya hidup dapat mendorong mahasiswa untuk melakukan konsumsi secara berlebihan atau impulsif. Ditinjau dari perspektif Komunikasi Islam, perilaku tersebut juga berkaitan dengan nilai-nilai Islam yang menekankan sikap moderat dan menghindari perilaku berlebih-lebihan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh paparan konten Lifestyle di TikTok terhadap perilaku konsumtif mahasiswa Fakultas Studi Islam dan Peradaban Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, serta menguji peran nilai-nilai Komunikasi Islam sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex post facto. Sampel penelitian terdiri dari 93 mahasiswa Fakultas Studi Islam dan Peradaban yang merupakan pengguna aktif TikTok. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif, uji asumsi klasik, dan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paparan konten Lifestyle di TikTok berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa. Sementara itu, nilai-nilai Komunikasi Islam tidak terbukti memoderasi pengaruh paparan konten Lifestyle di TikTok terhadap perilaku konsumtif mahasiswa. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi paparan terhadap konten Lifestyle di TikTok, semakin tinggi pula kecenderungan mahasiswa untuk berperilaku konsumtif. Namun, nilai-nilai Komunikasi Islam tidak terbukti memperkuat maupun memperlemah hubungan tersebut.</p> Jamilah Jamilah Ahmad Hermawan Copyright (c) 2026 Jurnal Al Nahyan 2026-09-30 2026-09-30 3 2 114 124 Self-Management dalam Pengembangan Individu: Identifikasi Potensi dan Keterbatasan Diri https://e-journal.staimaswonogiri.ac.id/index.php/al_nahyan/article/view/607 <p>Pada era modern yang ditandai dengan perubahan sosial yang dinamis serta meningkatnya tuntutan psikologis, kemampuan memahami dan mengelola diri menjadi salah satu kompetensi penting dalam pengembangan individu. Namun demikian, masih banyak individu yang belum memiliki kesadaran yang memadai terhadap potensi, pola emosi, dan motivasi internal yang dimiliki, sehingga dapat menghambat proses pengembangan diri secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep pengelolaan diri yang mencakup pengenalan potensi dan kelemahan diri, pengelolaan emosi dan pola pikir positif, serta penerapan kecerdasan intrapersonal dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi literatur melalui penelaahan berbagai sumber ilmiah yang relevan dengan psikologi positif, regulasi emosi, dan kecerdasan intrapersonal. Data dianalisis menggunakan teknik analisis konten tematik guna mengidentifikasi konsep-konsep utama dari literatur yang dikaji. Kajian ini juga menyoroti pentingnya kemampuan individu dalam memahami karakteristik pribadi, mengarahkan motivasi, serta membangun pola pikir positif sebagai bagian dari proses pengelolaan diri. Kemampuan tersebut dapat membantu individu menghadapi berbagai tuntutan dan tantangan dalam kehidupan sehari-hari secara lebih terarah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa individu yang mampu mengenali potensi dan kelemahan diri secara tepat cenderung memiliki perkembangan pribadi yang lebih baik. Selain itu, kemampuan mengelola emosi secara efektif berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis dan ketahanan diri. Temuan ini mengindikasikan bahwa penguatan kesadaran diri dan kecerdasan intrapersonal merupakan aspek yang penting dalam meningkatkan kualitas hidup serta menciptakan keseimbangan dalam kehidupan pribadi maupun sosial.</p> Dinda Pratiwi Etika Sari Nur Fatima Putri Nirmala Sari Dewi Anggraini Naisyah Alzriah Copyright (c) 2026 Jurnal Al Nahyan 2026-09-30 2026-09-30 3 2 125 140 Implementasi Customer Relationship Management dan Pengalaman Pasien di UPT RSUD Kayen https://e-journal.staimaswonogiri.ac.id/index.php/al_nahyan/article/view/663 <p>Pengalaman pasien merupakan indikator penting dalam menilai kualitas pelayanan kesehatan, terutama pada rumah sakit daerah yang menghadapi keterbatasan sumber daya. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi <em>Customer Relationship Management</em> (CRM), mengidentifikasi faktor yang memengaruhi implementasinya, serta merumuskan strategi optimalisasi CRM di UPT RSUD Kayen. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menggunakan kerangka CRM Buttle dan Maklan (2024) yang dilengkapi <em>strategic CRM framework</em> dari Payne dan Frow (2005). Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap sembilan informan, observasi, dan dokumentasi, kemudian diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber. Analisis data menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CRM telah diterapkan melalui komitmen manajemen, pelayanan berorientasi pasien, prosedur terstruktur, pemanfaatan teknologi digital, dan mekanisme umpan balik pasien. Namun, terdapat kesenjangan antara capaian agregat Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) sebesar 97,14% dan pengalaman pasien, terutama terkait waktu tunggu farmasi, ketidakkonsistenan komunikasi tenaga kesehatan, koordinasi antarunit, keterbatasan fasilitas, tantangan akses digital pada sebagian pasien, serta belum adanya tindak lanjut (<em>follow-up</em>) pascapelayanan yang sistematis. Penelitian menghasilkan strategi CRM berbasis <em>Communication Continuity</em> dan <em>Feedback-to-Action</em> yang menekankan kesinambungan komunikasi sebelum, selama, dan setelah pelayanan serta konversi umpan balik pasien menjadi perbaikan pelayanan secara sistematis. Pendekatan tersebut menegaskan pentingnya integrasi komunikasi, proses pelayanan, pengelolaan umpan balik, dan tindak lanjut dalam membangun hubungan berkelanjutan antara rumah sakit dan pasien.</p> Liya Susanti Dias Regian Pinkan Copyright (c) 2026 Jurnal Al Nahyan 2026-09-30 2026-09-30 3 2 141 158