Konstruksi Pesan Ecodakwah di Media Sosial: Analisis pada Akun Instagram @kaderhijaumuhammadiyah dan @nucare_lazisnu
Keywords:
Ecodakwah, Analisis Framing, InstagramAbstract
Meningkatnya krisis lingkungan mendorong berbagai pihak, termasuk organisasi Islam untuk membangun kesadaran ekologis masyarakat. Salah satu bentuk membangun kesadaran tersebut adalah ecodakwah, yaitu penyampaian pesan-pesan keIslaman yang mengintegrasikan nilai-nilai pelestarian lingkungan dengan ajaran Islam. Instagram menjadi salah satu media yang dimanfaatkan untuk menyebarkan pesan ecodakwah karena mampu menjangkau audiens secara luas dan interaktif. Di antara akun yang aktif mengangkat isu tersebut adalah @kaderhijaumuhammadiyah dan @nucare_lazisnu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik konstruksi pesan pada organisasi masyarakat Islam dengan orientasi kelembagaan yang berbeda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode dokumentasi dan studi pustaka. Data dianalisis menggunakan model framing Robert N. Entman melalui empat elemen yaitu pendefinisian masalah, diagnosis penyebab, penilaian moral, dan rekomendasi penyelesaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada keempat elemen tesebut, @kaderhijaumuhammadiyah secara konsisten membingkai persoalan lingkungan sebagai persoalan struktural yang menuntut kesadaran kritis edukasi, dan advokasi. Sedangkan @nucare_lazisnu secara konsisten membingkainya sebagai bagian dari aktivitas keagamaa, filantropi, dan pemberdayaan yang menekankan solusi praktis berbasis kemaslahatan. Temuan ini menegaskan bahwa karakter kelembagaan organisasi Islam secara sistemais membentuk pola framing pesan ecodakwah di media sosial. Sebuah kontribusi yang memperkaya kajian dakwah digital sekaligus memberikan model empiris bagi penelitian framing berbasis konten Instagram selanjutnya.





