Framing Isu Makar dalam Pemberitaan NU Online pada Demonstrasi Dewan Perwakilan Rakyat Agustus 2025

Authors

  • Muhammad Alaykaula Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga
  • Muhammad Diak Udin UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Keywords:

framing media, isu makar, NU Online, demonstrasi DPR, komunikasi politik

Abstract

Aksi unjuk rasa “Bubarkan DPR” pada Agustus 2025 memunculkan polemik setelah sebagian aksi dilabeli makar oleh Presiden. Label ini sarat konsekuensi hukum dan memicu perdebatan tentang batas antara kritik politik dan kriminalisasi. Penelitian ini menganalisis bagaimana NU Online, media daring resmi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, membingkai tuduhan makar tersebut. Dengan pendekatan kualitatif dan model framing Robert N. Entman, penelitian ini menelaah 12 berita NU Online pusat yang terbit pada 29 Agustus–4 September 2025. Hasil menunjukkan kecenderungan NU Online memosisikan makar bukan sebagai ancaman keamanan negara, melainkan sebagai label yang kabur secara hukum dan berpotensi membungkam kritik. Eskalasi diarahkan pada pendekatan keamanan yang berlebihan, penilaian moral diarahkan pada kriminalisasi kritik, dan solusi yang ditawarkan berupa dialog, penyelidikan independen, serta akuntabilitas institusional. Temuan ini dapat dibaca sebagai indikasi keterkaitan antara pembingkaian tersebut dan nilai keislaman yang berkembang dalam lingkungan kelembagaan NU. Penelitian ini berkontribusi pada kajian framing media dan komunikasi politik dengan menyoroti peran media daring keagamaan dalam wacana hukum dan demokrasi di Indonesia.

Downloads

Published

2026-09-30

How to Cite

Alaykaula, M., & Udin, M. D. (2026). Framing Isu Makar dalam Pemberitaan NU Online pada Demonstrasi Dewan Perwakilan Rakyat Agustus 2025. Jurnal Al Nahyan, 3(2), 103-113. Retrieved from https://e-journal.staimaswonogiri.ac.id/index.php/al_nahyan/article/view/621