Komunikasi Sistem Pemeritah dan Masyarakat di Media Lokal dalam Isu Penanggulangan Banjir di Kota Sungai Penuh

Authors

  • Ahmad Khairul Nuzuli Institut Agama Islam Negeri Kerinci

Keywords:

Komunikasi Ekologi, Komunikasi Pembangunan, Resonansi Sistem Sosial, Penanggulangan Banjir

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi resonansi antara pemerintah dan masyarakat terkait penanggulangan banjir di Kota Sungai Penuh dengan menggunakan pendekatan analisis wacana Teun A. Van Dijk dan teori resonansi Niklas Luhmann. Temuan studi mengindikasikan adanya ketidakseimbangan resonansi antara warga dan pemerintah. Masyarakat menunjukkan resonansi "to much" dengan respons emosional, partisipatif, dan berulang melalui kerja sama, kritik, hingga aksi mandiri, sementara pemerintah memperlihatkan resonansi "to little" dengan pola komunikasi birokratis yang konsisten, namun rendah intensitas emosional. Ketidakseimbangan ini menunjukkan bahwa kedua sistem berfungsi sesuai dengan kode komunikasi internal mereka sendiri, namun belum tercipta resonansi seimbang yang dapat menghasilkan solusi kolektif yang berkelanjutan. Penemuan ini memperkuat argumen Luhmann bahwa interaksi antara subsistem sosial adalah tidak seimbang dan adanya dominasi berpotensi menghambat perkembangan wacana dalam sebuah isu sosial.

Downloads

Published

2026-03-31

How to Cite

Nuzuli, A. K. (2026). Komunikasi Sistem Pemeritah dan Masyarakat di Media Lokal dalam Isu Penanggulangan Banjir di Kota Sungai Penuh. Jurnal Al Nahyan, 3(1), 37-53. Retrieved from https://e-journal.staimaswonogiri.ac.id/index.php/al_nahyan/article/view/547